BACAAN ALKITAB HARI INI
📖 Roma 12:16–18
📖 Efesus 4:1–6
đź“– Mazmur 133:1
AYAT HAFALAN
“Usahakanlah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.”
— Ibrani 12:14
MARI MULAI DENGAN PERTANYAAN INI:
Apakah Anda lebih sering membangun jembatan atau tembok dalam hubungan Anda dengan orang lain?
TUHAN MEMANGGIL KITA UNTUK MENJADI PEMBAWA DAMAI DAN PEMBANGUN PERSATUAN, BUKAN PENEBAR PERPECAHAN.
Di tengah dunia yang mudah terbagi karena perbedaan—entah itu suku, status, keyakinan, atau preferensi—panggilan kita sebagai orang percaya adalah membangun jembatan yang menyatukan, bukan tembok yang memisahkan.
Penelitian dalam psikologi sosial menunjukkan bahwa kelompok yang mengalami “tujuan bersama” (shared goals) akan memiliki kohesi dan kepercayaan yang lebih tinggi. Dalam sejarah, banyak gerakan persatuan lahir dari keberanian pihak-pihak yang mau membuka ruang dialog dan pengertian.
3 LANGKAH PRAKTIS UNTUK MEMBANGUN PERSATUAN:
- Berinisiatif mendengar, bukan bereaksi.
Menjadi pendengar yang aktif adalah langkah awal membangun jembatan, sebab banyak konflik lahir dari miskomunikasi. - Temukan nilai bersama.
Fokuslah pada kesamaan nilai—seperti keinginan akan damai, keadilan, dan kasih—daripada membesar-besarkan perbedaan. - Ambil resiko untuk memulai perdamaian.
Seperti Kristus yang datang terlebih dahulu untuk mendamaikan dunia, kita dipanggil untuk mengulurkan tangan lebih dulu.
PERTANYAAN UNTUK DIPIKIRKAN HARI INI
Siapa orang dalam hidup Anda yang saat ini terasa jauh atau berbeda? Apakah Anda bersedia menjadi pihak yang membangun kembali jembatan dengan mereka?
DOA HARI INI
Tuhan Yesus, Engkaulah Raja Damai yang telah mendamaikan aku dengan Bapa. Tolong aku untuk tidak hidup dalam prasangka atau kepahitan. Ajarku membangun jembatan kasih dan pengertian kepada sesamaku, seperti Engkau melakukannya untukku. Amin.
PERBUATAN IMAN
Hubungi seseorang yang hubungannya renggang dengan Anda, dan ajak berbicara dengan kerendahan hati. Atau, jika ada konflik di komunitas Anda, jadilah juru damai yang mempertemukan kedua pihak.
KUNCI KEBENARAN UNTUK DIPEGANG
Persatuan bukan hasil dari kesamaan total, tapi dari kasih yang aktif dan kerendahan hati.
Bangun jembatan hari ini—karena dunia sudah cukup banyak tembok.